Puisi : Aku Dan Kamu Part I Karya Mbul Bedebah (Member Hago Literasi Puisi)
AKU DAN KAMU PART 1
Pelan berjalan..
Lari lalu berhenti..
Begitulah langkahku menujumu.
Mengikuti alur yang engkau sudah tentukan, menterjemahkan kata demi kata soal hati dan perasaan.
Menunggu waktu dan jawaban,akan arti dari sebuah cinta dan pengorbanan.
Mengubur mimpi yang pernah kita buat sehidup semati.di saksikan angin yg bertiup lirih yang menggambarkan tentang kegelisahan.
Dan di iringi deruh ombak penuh rasa kekhawatiran bahwa kita sedang tidak baik-baik saja.
Bahwa mungkin hubungan ini cukup sampai disini.dan biarlah doa dan harapan yang memilih jalannya sendiri.
Tuhan memang sudah menggaris kan.
Mau kita berjuang sekeras apapun.
Berlari sekencang-kencangnya,sekalipun dirimu berteriak bahwa kamu mencintai arti diriku.
Itu hanyalah kata-kata pujangga, Bualan dan rayuan yang semua orang juga bisa melakukannya. sajak indah yg terbungkus rapih yang hanya terlihat sementara.
Dan kini semuanya termentahkah begitu saja, karna aku tahu ....hatimu bukan lah untukku ...
Ibarat nelayan yang melawan badai sekuat tenaga.demi membahagiakan orang tercintanya,tidak peduli dia mau selamat atau bahkan nyawa taruhannya.
Begitu pun tentang kita, yg tidak pernah bisa bersama karna ke egoisan, dan selalu menyalahkan satu sama lain.
Saling menyakiti ..
Saling melukai ..
Dan bahkan hal gila tercipta diantara dua hati yang selalu berbenturan.
Menggapaimu adalah suatu prestasi atau kompetisi yang berjuang penuh harapan.
Dan di finalnya tetap saja bukan akulah pemenang nya.
Mungkin kata kebersamaan hanya berlaku di dalam cerita saja, dan episod terakhirnya pasti adegan mengharukan dan bahagia bukan ..?
Kenyataanya aku dan kamu.
Bagai langit dan bumi yang tak pernah bisa di satukan.
Jika harapmu adalah ingin bersamaku.
Kenapa di setiap helai nafasmu,harus ada air mata,,,, harus ada yang di korbankan.?
Apa menujumu adalah luka yang tak pernah ada habisnya.
Apa hatimu cuma sebatas persinggahan yang tidak pernah tersampaikan.
Engkau bagaikan perahu yang terus melaju di luasnya ombak. Dan sayangnya bukanlah diriku yang jadi tujuan utama pelabuhanmu.
Aku tau ini yg terbaik
Tapi...
Mengapa aku masih saja merasa kosong.,sepi,,dan sendiri..
Mengapa aku buta,tuli dan lumpuh karna mu..
Apa harus sesakit ini......
Tentang aku, kau dan waktu yang berlalu.
Menyelami bayangmu yang semakin kelam.
Bahwa memang cinta kita harus berhenti dan berakhir sia-sia.
Ku tuliskan tinta darah,pertanda semua ini sudah berakhir.
Antara kisah cinta kita yang tersayat dalam puisi ini.
Tentang syair menoreh luka ..tentang derita yang enggak pernah ada ujungnya.
Karena mencintaimu adalah kisah terpahit yang pernah aku dapatkan.
Darimu aku tau rasanya,jadi seseorang yang tidak pernah di hargai.
Dan darimu aku paham bahwa cinta memang tak bisa saling memiliki.
Terimakasih atas luka dan harapan yang engkau pernah patahkan ...
Antara aku, kamu dan sejuta kenangan😊..
"*AKU DAN KAMU*"
Karya,Mbul Bedebah🐼
19 NOVEMBER 2024.
°°°°°°°°°°°°°°°°°