Puisi : Gaun Pengantin Untuk Tuhan Karya Mbul Bedebah (Member Hago Literasi Puisi)

 *GAUN PENGANTIN UNTUK TUHAN*


Engkau yang selalu aku utamakan ..

Karena dirimulah pungguk yang selalu aku rindukan ..

 Hadirmu adalah panorama indah, yang tidak bisa di bandingkan dari wisata jiwa.


Engkau yang terlalu indah untuk di ceritakan..

Terlalu menawan untuk aku gambarkan.

Dan pada akhirnya terciptalah,syair yang tersurat dalam kisah tentang dirimu saat ini...


Menghantarku ke dalam diksi yang mengikuti langkahmu.. Mengajarkan aku, bagai mana caranya menghabiskan waktu, dengan penuh bersamamu ...


Di rundung cinta, dan kasih sayang tanpa pengampunan.

Dan di landa rindu yang menggebu-gebu yang tak pernah ada ujungnya.


Aku dan kamu bagaikan air dan embun..dengan gemericiknya serta ketenangannya.


Yang sampai kapan pun, cinta kita takkan pergi dan takkan terpisahkan...


Dulu kita pernah sama-sama berjanji ..

Tidak saling menyakiti,dan tak ada yang terkhianati.

Bahkan, dulu kita sama-sama berucap Seiya sekata,jangan pernah ada yg meninggalkan atau di tinggalkan ...


Menjalin kisah cinta dua insan yang terbina, dalam pengharapan bisa bersatu di singgasana pelaminan.

Sama-sama memperjuangkan,untuk bisa bersama satu hati sampai mati.


Pada akhirnya aku percaya,bahwa hadirmu adalah anugerah titipan Tuhan yg sangat terindah ... maha karya sang esa, yg tidak akan pernah ada nilainya ..


Aku teguhkan hati dan .. memberanikan diri....


"" Sayang......mau kah engkau menikah denganku❤️❤️❤️??


Seketika semesta sangat terasa ke agungan Nya.setelah dirimu bersedia menerima ndaku sebagai pasangan hidupmu.


Tangis...

Haru...

Senang dan bahagia menyelimuti hariku kala itu ...


Doa dan restu orang tua kita pun ..adalah bukti pencapaian, bahwa perjuangan cinta kita bukanlah selaksa Romeo dan Juliet.


Terimakasih ya Allah ..

Engkau telah bayar tunai impian dan harapan. hingga dimana hari pencapaian kita akan jadi kenyataan...


Terimakasih tuhan ..🥹❤️


1 Minggu berlalu,,,,,, kita yang sibuk mempersiapkan segalanya.. mempersiapkan gaun pengantin,tenda resepsi pernikahan,dan bahkan kamu membayangkan aku mengenakan jas yg berkalung melati..


Kita yang sudah sepakat untuk mengikat janji. Namun tuhan berkata lain ...


Kamu yang lagi berusaha keras melawan rasa sakit..

Mencoba bertahan,,,menguatkan diri, berusaha mewujudkan impian aku dan kamu di kursi pelaminan nanti.


Dan Mengucap janji sehidup semati di depan bapak penghulu.. di saksikan beribu pasang mata sanak dan keluargamu.


Sedangkan dirimu terbaring kritis di kamar ruangan rumah sakit. Melawan, menahan penyakit yang sudah bersemayam di tubuhmu ..


Bangunn ....sayang😭

Satu pekan dirimu terlelap dalam komamu...


Ayokk...bangunn Yanng..??🥹😔😭😭😭



Aku rindu ketika kamu marah-marah dan menjambak rambutku..

Aku rindu caramu memanjakan ku, menggelitikiku, dan mencubit lenganku sampai memerah.


Kamu pasti kuat sayang ...kamu pasti bisa ...bangun buka matamu syang ..😭


Ya Allah tolong sembuhkanlah kekasih hamba .. limpahkan saja penyakitnya kepadaku ..biar aku saja yang merasakan sakitnya, jangan dirinya ya Allah ....


Tangis,sunyi dan kesedihan tertumpah jadi satu.dalam wadah yang tidak pernah aku inginkan, dan aku harapkan .

 

Tepat pukul 21:15 malam, Monitor (ICU) berhenti dengan radarnya. Menandakan bahwa masa kritismu telah usai dan berakhir ..

Lalu ku buka kain yang menutupi wajah dan sekujur tubuhmu.

Seakan tak percaya bahwa dirimulah, yang telah terbaring kaku di tempat tidur itu.


Saat itu juga adalah tepat dimana malam hari ulang tahunmu.

Dan untuk yang terakhir kalinya aku ucapkan.dan aku bisikan dengan seru di telingamu, di iringi isakan tangis dan air mata.


""Selamat ulang tahun sayang"" 😭 


Mungkin ini adalah hadiah yang tuhan sudah siapkan untukmu.karena Allah lebih sayang sama dirimu...yah sayang


Engkau yang meninggalkan aku dan mimpi kita..

Engkau yang telah tinggalkan gaun pengantin sebagai akhir dari segalanya ..


Selamat jalan sayang ..😭😭 

Semoga engkau tenang di alam Sana ..


Kamu mungkin hilang dari pandanganku.tapi kamu tidak pernah pergi dari hatiku...sampai kapan pun ..Iyah sampai kapan pun .....


Ketika kita kehilangan seseorang yang kita cintai...

Kita harus belajar untuk tidak hidup tanpa mereka ...

Tetapi untuk hidup dengan cinta yang mereka tinggalkan.


**GAUN PENGANTIN UNTUK TUHAN**


Karya, MBUL BEDEBAH 🐼

RABU,27 NOVEMBER 2024.

Postingan populer dari blog ini

PUISI : ᴛᴀɴʏᴀ ᴄɪɴᴛᴀ

Puisi : Bekas Luka Trauma Karya Reza Fahlevi

Puisi : Bukan Aku Yang Kau Butuhkan Karya Awan Hitam