Puisi Mantra : Darah Mati Karya Yuli Atilam Saani


Jarang dikau

Jaring daku

Jenjang jinjing jin-jin jampi jadi jati jurang jintan

Jejinjijijaja

Dentang detak jin jati

Teta punya cerita

Lingkaran ranting pita suara

Ruak teriak para sati

Satikunyang mantra tergantung

Lantang lintang taluntang

Tang-tang dentang sembilang

Keluarlah lurah darah mati

Para besi menyaksi dengan apa kau yakini

Kau mati harus mati tanpa hari

Ah oh tidak

Teta punya cerita

Bahwa malam tak terlerai jadi angin

Angan budak rangsangan mereka mulai datang melangkah tanpa jalan

Pemandian mayat-mayat bangkai bunga kesturi dari kumpulan orang-orang hilang menuju kepuasaan

Berhamburlah dalam kekosongan hati

Aku undang, undang anding sanding duri tertancap ari menyambut kau

Hah sati hati darah mati

Cekik aku dalam gagalmu dakuti

Darah mati terjerat ,laut sekarat

Basi baca untuk kasih tak sampai

Para rohlah menyampaikanya

Oh dakuti oh saktisatikunyang

Kau akan terlaknat menuju kuburan kedua dakuti

Ah

Ah


Lorong goa, 16 september 2019

Postingan populer dari blog ini

PUISI : ᴛᴀɴʏᴀ ᴄɪɴᴛᴀ

Puisi : Bekas Luka Trauma Karya Reza Fahlevi

Puisi : Bukan Aku Yang Kau Butuhkan Karya Awan Hitam